Kamis, 4 Juni 2026

Perlintasan Sebidang bakal Ditutup, Underpass Nonon Sonthanie Jadi Prioritas Pemkot Bekasi

Noviati Fajar Anugrah, Metro Bekasi
- Selasa, 2 Juni 2026 | 11:48 WIB
Pemkot Bekasi mengusulkan pembangunan underpass Nonon Sonthanie sebagai akses alternatif menyusul rencana penutupan perlintasan sebidang di sekitar jalur kereta api. (instagram/infobekasi.coo)
Pemkot Bekasi mengusulkan pembangunan underpass Nonon Sonthanie sebagai akses alternatif menyusul rencana penutupan perlintasan sebidang di sekitar jalur kereta api. (instagram/infobekasi.coo)

METROBEKASI.ID - Pemerintah Kota atau Pemkot Bekasi kembali menyiapkan proyek infrastruktur baru sebagai langkah antisipasi terhadap dampak operasional jalur Double-Double Track (DDT) PT KAI yang akan meningkatkan frekuensi perjalanan kereta api di wilayah Bekasi.

Salah satu proyek yang menjadi prioritas adalah pembangunan underpass di Jalan Nonon Sonthanie, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.

Infrastruktur tersebut diproyeksi menjadi akses alternatif penting ketika sejumlah perlintasan sebidang di sekitar jalur rel kereta ditutup secara bertahap.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, mengatakan pembangunan underpass menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan Bekasi Timur.

Baca Juga: FMU by D Hadir di Summarecon Bekasi, Tawarkan Fashion Wanita Premium Mulai Rp100 Ribuan

Menurutnya, peningkatan frekuensi perjalanan kereta seiring beroperasinya jalur DDT akan berdampak pada penutupan perlintasan sebidang demi alasan keselamatan dan efisiensi perjalanan kereta api.

"Seluruh perlintasan sebidang di sekitar jalur kereta diproyeksikan akan ditutup secara bertahap. Jika tidak ada jalur alternatif, kemacetan di Bekasi Timur dikhawatirkan akan semakin parah," ujar Idi.

Ia menjelaskan, underpass Nonon Sonthanie nantinya akan jadi salah satu solusi utama untuk menjaga konektivitas antarwilayah dan mengurangi hambatan lalu lintas akibat penutupan perlintasan kereta.

Meski begitu, realisasi proyek tersebut masih membutuhkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Jemaah Haji Kloter 1 Jabar asal Bekasi Tiba di Tanah Air, Satu Orang Masih Dirawat di RS Mekkah

Pasalnya, kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi dinilai belum mencukupi untuk membiayai seluruh kebutuhan pembangunan.

Karena itu, Pemkot Bekasi telah mengajukan bantuan anggaran kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan agar proyek dapat segera direalisasikan.

Selain pembangunan underpass Nonon Sonthanie, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah proyek pendukung lain sebagai bagian dari strategi jangka panjang mengatasi kemacetan dan meningkatkan konektivitas wilayah.

Beberapa di antaranya adalah optimalisasi Flyover Bulak Kapal serta rencana pembangunan frontage road di sepanjang kawasan jalur rel kereta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini