Kamis, 4 Juni 2026

Plt Bupati Bekasi Pantau Pemilihan BPD di Cikarang Timur, Warga Diminta Kompak dan Perkuat Silaturahmi

Noviati Fajar Anugrah, Metro Bekasi
- Minggu, 24 Mei 2026 | 08:54 WIB
Plt Bupati Bekasi bersama Kapolres Metro Bekasi dan Kadis DPMD turun langsung memantau pelaksanaan pemilihan BPD di Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Sabtu (23/5/2026). (dok diskominfosantik)
Plt Bupati Bekasi bersama Kapolres Metro Bekasi dan Kadis DPMD turun langsung memantau pelaksanaan pemilihan BPD di Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Sabtu (23/5/2026). (dok diskominfosantik)

METROBEKASI.ID - Suasana pemilihan Calon Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Bekasi berlangsung aman dan tertib pada Sabtu (23/5/2026).

Untuk memastikan jalannya proses demokrasi desa tetap kondusif, Plt Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja turun langsung melakukan monitoring ke Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur.

Dalam kegiatan tersebut, Asep didampingi Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Iman Santoso.

Tak hanya memantau langsung di lokasi, Plt Bupati Bekasi juga mengikuti perkembangan pemilihan BPD di 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi melalui sambungan Zoom Meeting.

Baca Juga: Meriah dan Penuh Warna, Festival Balon Warna-warni Kini Jadi Hiburan Favorit Warga Bekasi

Di sela monitoring, dr Asep Surya Atmaja menyampaikan pesan kepada masyarakat dan seluruh calon BPD agar tetap menjaga suasana persaudaraan selama proses pemilihan berlangsung.

“Saya berpesan untuk semua warga, jaga silaturahmi. Ini bukan merupakan pertandingan, tapi perjalanan demokrasi yang memang harus diikuti,” ujarnya.

Menurutnya, pemilihan BPD merupakan bagian penting dari demokrasi desa yang harus dijalankan dengan suasana damai, tertib, dan penuh kebersamaan.

Asep juga menegaskan bahwa para calon BPD yang nantinya terpilih memiliki tugas besar sebagai penyambung aspirasi masyarakat di tingkat desa.

Baca Juga: H-1 Nikahan, Vendor WO Marwah Catering Diduga Kabur, Pengantin di Bekasi Syok Resepsi Batal

“Calon-calon ini nantinya bakal menjadi penyambung lidah rakyat. Fungsinya sebagai pengawas desa, bagian dari penganggaran, serta membuat peraturan desa yang harus sinkron dengan kepala desa,” katanya.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kontestasi pemilihan sebagai pemicu perpecahan antarwarga.

Menurutnya, menjaga kekompakan dan hubungan baik di lingkungan desa jauh lebih penting demi kelangsungan pembangunan.

“Yang penting jaga silaturahmi. Karena ini bukan pertandingan, tapi perjalanan demokrasi yang memang harus diikuti,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini