METROBEKASI.ID - Pelayanan administrasi kependudukan yang cepat dan responsif kembali ditunjukkan Tim Administrasi Kependudukan (Adminduk) Kecamatan Cikarang Pusat.
Kali ini, petugas melakukan layanan jemput bola perekaman KTP elektronik bagi seorang pasien yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Harapan Keluarga, Jumat (29/5/2026).
Layanan tersebut dilakukan untuk membantu kebutuhan administrasi pasien yang belum memiliki rekaman e-KTP.
Pasien diketahui warga Kampung Rawa Sentul RT 02/04, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat.
Karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan datang langsung ke kantor pelayanan, petugas adminduk pun mendatangi ruang perawatan pasien dengan membawa perangkat perekaman mobile agar proses pelayanan berjalan lancar.
Kepala Adminduk Kecamatan Cikarang Pusat, Yayat Chandrahayat, mengatakan, layanan jemput bola menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan meski dalam kondisi sakit atau memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke kantor pelayanan,” ujar Yayat.
Baca Juga: 5 Hari Hilang di Kali Bekasi, Korban Ditemukan Tewas 10 Kilometer dari Lokasi Awal
Ia menjelaskan, dokumen kependudukan seperti e-KTP memiliki peran penting dalam berbagai kebutuhan administrasi, termasuk untuk menunjang pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Menurutnya, program jemput bola juga menjadi langkah nyata Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Cikarang Pusat dalam memperluas akses pelayanan Adminduk agar seluruh warga bisa terlayani secara optimal.
“Melalui pelayanan jemput bola ini, kami berharap kebutuhan administrasi masyarakat dapat terpenuhi dengan cepat sehingga warga bisa lebih fokus pada proses pemulihan kesehatannya,” katanya.
Baca Juga: Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung, Polisi Selidiki Dugaan Keracunan Barbeque
Pemcam Cikarang Pusat sendiri terus mendorong pelayanan administrasi kependudukan yang humanis, responsif, dan adaptif melalui berbagai inovasi pelayanan langsung ke masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan pelayanan khusus seperti lansia, warga sakit maupun penyandang disabilitas.