nasional

Anggota DPRD Jember Diduga Asyik Main Game saat RDP Bahas Stunting, Ketua Komisi D Soroti Etika Wakil Rakyat

Rabu, 13 Mei 2026 | 14:49 WIB
Ketua Komisi D DPRD Jember, Sunarsi Khoris, saat diwawancarai terkait video anggota dewan yang asyik bermain game saat rapat. (Angga J Setiawan )

METROBEKASI.ID - Video yang memperlihatkan seorang anggota DPRD Jember bermain game saat rapat dengar pendapat (RDP) viral di media sosial dan menuai beragam reaksi dari masyarakat.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik karena rapat yang berlangsung saat itu membahas isu kesehatan, mulai dari stunting hingga campak.

Sosok anggota dewan yang terekam dalam video viral itu diketahui bernama Achmad Syahri Assidiqi.

Dalam unggahan yang beredar melalui akun Instagram @pak_jitu dan @aslijembermat, ia terlihat memainkan gim di telepon genggam sambil merokok ketika forum rapat masih berlangsung di ruang ber-AC.

Baca Juga: Usai Kecelakaan Maut Mobil SPPG di Bekasi, Wali Kota Tri Adhianto Jamin Kesehatan Korban Tercover hingga Pulih

Aksi tersebut langsung memicu kritik dari warganet. Banyak pihak menilai perilaku itu tidak pantas dilakukan dalam agenda resmi DPRD.

Terlebih, pembahasan rapat menyangkut persoalan kesehatan masyarakat yang dianggap penting dan berdampak luas bagi warga Jember.

Ketua Komisi D DPRD Jember, Sunarsi Khoris, menyampaikan keprihatinannya atas video yang ramai diperbincangkan di media sosial tersebut.

Menurutnya, sikap seperti itu tidak mencerminkan etika yang seharusnya dijaga oleh setiap anggota legislatif saat menjalankan tugas kelembagaan.

Sunarsi menjelaskan bahwa rapat dengar pendapat merupakan agenda resmi antara DPRD dengan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membahas berbagai persoalan strategis, termasuk sektor kesehatan.

Karena itu, ia menilai seluruh peserta rapat semestinya mengikuti forum dengan serius dan menjaga sikap selama kegiatan berlangsung.

“Kami sebagai Ketua Komisi D DPRD Jember menyesalkan kegiatan tersebut. Semoga beliau bisa bermuhasabah atau melakukan introspeksi diri atas kejadian ini,” kata Sunarsi saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).

Ia juga menegaskan bahwa seluruh anggota dewan memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga citra lembaga legislatif di mata masyarakat.

Menurutnya, perilaku anggota DPRD dalam forum resmi akan selalu menjadi perhatian publik, terutama ketika berkaitan dengan pelayanan dan kepentingan masyarakat luas.

Halaman:

Tags

Terkini