Kamis, 4 Juni 2026

ISPA di Kota Bekasi Tembus 65 Ribu Kasus, Warga Mulai Resah Polusi Udara Makin Buruk

Noviati Fajar Anugrah, Metro Bekasi
- Rabu, 20 Mei 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi. Polusi udara di Bekasi kini tak hanya dikeluhkan warga, tapi juga berdampak pada meningkatnya gangguan kesehatan. (freepik)
Ilustrasi. Polusi udara di Bekasi kini tak hanya dikeluhkan warga, tapi juga berdampak pada meningkatnya gangguan kesehatan. (freepik)

METROBEKASI.ID - Buruknya kualitas udara di Kota Bekasi diduga jadi salah satu penyebab meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di awal 2026.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, sebanyak 65.331 warga tercatat terserang ISPA sejak Januari hingga akhir Maret 2026.

Sementara mayoritas penderita ISPA berasal dari kelompok usia produktif 19 hingga 59 tahun.

Tingginya aktivitas dan mobilitas masyarakat di luar ruangan diduga membuat kelompok usia ini lebih rentan terpapar polusi udara dan debu.

Baca Juga: Keren! SMAN 1 Kota Bekasi dan SMAN 2 Tambun Selatan Masuk Program Sekolah Maung

Kondisi Kualitas udara yang memburuk disebut jadi salah satu faktor utama meningkatnya kasus ISPA di Kota Bekasi.

Selain polusi kendaraan, lingkungan padat penduduk, debu jalanan, asap rokok hingga pembakaran sampah turut memperparah kualitas udara.

Belakangan ini, Bekasi bahkan beberapa kali masuk daftar kota dengan tingkat polusi udara tertinggi berdasarkan pemantauan IQAir.

Kondisi tersebut membuat banyak warga mulai mengeluhkan udara yang terasa semakin tidak nyaman untuk beraktivitas.

Baca Juga: Dolar AS Tembus Rp17.667, Apindo Kota Bekasi: Dunia Industri Mulai Ketar-ketir soal Bahan Baku Impor

“Debunya aja tebel-tebel banget sekarang, udah kayak loose powder,” tulis salah satu warganet di media sosial.

Keluhan serupa juga datang dari warga lain yang menilai kualitas udara semakin memburuk akibat asap rokok dan kebiasaan membakar sampah.

“Udaranya lagi nggak baik-baik aja, ditambah asap rokok sama bakar sampah,” tulis warganet lainnya.

Melihat kondisi tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mengimbau masyarakat untuk lebih menjaga kesehatan, terutama saat kualitas udara sedang buruk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini