Kamis, 4 Juni 2026

75 Ribu Siswa di Cikarang Barat Jadi Sasaran MBG, Pastikan Distribusi Tepat Sasaran dan Berkualitas

Noviati Fajar Anugrah, Metro Bekasi
- Rabu, 3 Juni 2026 | 15:05 WIB
  Untuk memastikan layanan MBG berjalan optimal, berbagai pemangku kepentingan menggelar rapat koordinasi guna mengevaluasi pelaksanaan program di lapangan. (dok bekasikab)
Untuk memastikan layanan MBG berjalan optimal, berbagai pemangku kepentingan menggelar rapat koordinasi guna mengevaluasi pelaksanaan program di lapangan. (dok bekasikab)

Baca Juga: Apes! Niat Cari Kerja di Bekasi, Perempuan Muda asal Pemalang Ditipu Teman, HP Lenyap Dibawa Kabur

Dari total 19 dapur SPPG yang tersedia, sebanyak 17 dapur saat ini masih beroperasi aktif.

Sedangkan dua dapur lainnya dihentikan sementara operasionalnya karena masih harus memenuhi sejumlah persyaratan fasilitas sesuai standar yang berlaku.

“Penghentian sementara dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap mutu pelayanan. Operasional akan kembali dilaksanakan setelah seluruh persyaratan dan standar fasilitas terpenuhi,” jelas Ihsan.

Selain sarana dan prasarana, rakor juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas makanan hingga sampai ke tangan penerima manfaat.

Baca Juga: Cabai dan Bawang Masih Jadi Primadona, Ini Daftar Harga Sayuran Terbaru di Pasar Tumpah Bekasi per 3 Juni 2026

Pengaturan waktu distribusi dan pola konsumsi menjadi perhatian agar makanan tetap aman, layak konsumsi dan memenuhi standar kualitas gizi.

Tak hanya itu, aspek pengelolaan limbah dapur dan sampah produksi juga turut menjadi pembahasan penting.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program tak hanya berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat, tapi juga tetap ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Menurut Ihsan, keberhasilan Program MBG tak hanya diukur dari jumlah makanan yang didistribusikan, melainkan juga dari dampak nyata terhadap peningkatan status gizi dan kualitas kesehatan penerima manfaat.

Baca Juga: Insiden Odong-odong Sisingaan di Bekasi: Lima Tersengat Listrik, Tiga Warga Subang Meninggal Dunia

“Keberhasilan program diukur dari meningkatnya status gizi anak, pertumbuhan yang sesuai usia, serta dukungan terhadap kemampuan belajar dan kualitas kesehatan penerima manfaat,” katanya.

Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait berkomitmen terus memperkuat sinergi, pengawasan dan penyempurnaan pelaksanaan Program MBG.

Hal ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung generasi Indonesia yang lebih sehat dan unggul.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini