Kamis, 4 Juni 2026

Terekam Video, Mobil Pikap Diduga Buang Sampah Sembarangan di Kampung Penganson Bekasi

Noviati Fajar Anugrah, Metro Bekasi
- Selasa, 2 Juni 2026 | 08:33 WIB
Dalam video yang beredar, satu mobil pikap diduga tengah menurunkan sampah di Kampung Penganson Bekasi.  (instagram/liputanwargacibitung)
Dalam video yang beredar, satu mobil pikap diduga tengah menurunkan sampah di Kampung Penganson Bekasi. (instagram/liputanwargacibitung)

METROBEKASI.ID - Warga Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, mengeluhkan maraknya pembuangan sampah ilegal di wilayah mereka.

Keluhan itu menguat setelah beredar video yang memperlihatkan sebuah mobil pikap diduga membuang sampah di lokasi TPS liar Kampung Penganson, RT 13/01.

Dalam rekaman video yang beredar di kalangan warga, mobil pikap jenis carry diduga digunakan untuk membuang sampah di lahan yang tidak diperuntukkan sebagai tempat pembuangan resmi.

Baca Juga: Garuda Muda Siap Tempur di AFF U-19 2026, Nova Arianto Waspadai Laga Perdana

Keberadaan TPS Liar tersebut diketahui telah lama menjadi perhatian warga karena volume sampah yang terus bertambah dari waktu ke waktu.

Akibatnya, lingkungan sekitar mengalami pencemaran yang cukup mengganggu.

Tumpukan sampah tak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau menyengat yang dirasakan warga sekitar.

Baca Juga: Curiga Bau Menyengat, Warga Cikarang Selatan Temukan Jasad Pria di Kontrakan

Selain itu, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan berbagai penyakit akibat lingkungan tidak sehat.

Salah seorang warga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan maupun pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas pembuangan sampah tersebut.

"Diduga kendaraan mobil pikap sedang membuang sampah di tempat ini. Kami harap pihak APH segera melakukan pemeriksaan karena sudah mencemari lingkungan," ujar warga.

Baca Juga: Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Ajak Warga Jadikan Pancasila Pedoman Hidup

Menurut warga, sampah yang menumpuk di lokasi tersebut diduga bukan berasal dari masyarakat sekitar Desa Sukaringin.

Mereka meyakini sebagian besar sampah dibuang oleh oknum dari luar wilayah yang memanfaatkan lokasi tersebut sebagai tempat pembuangan ilegal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini