METROBEKASI.ID - Seorang driver ojol (ojek online) asal Tugu, Cimanggis, Depok, menjadi korban dugaan penipuan saat menerima order offline pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Akibat kejadian itu, korban kehilangan sepeda motor dan dompet pribadinya.
Dilansir dari Instagram infodepok.id pada Rabu (20/5/2026), peristiwa bermula ketika korban menjemput seorang penumpang dari kawasan Mekarsari.
Penumpang tersebut kemudian meminta diantar menuju arah Sukatani tanpa menggunakan aplikasi resmi ojek online.
Baca Juga: Tes Seleksi Koperasi Merah Putih di Bekasi Diserbu Ribuan Pelamar, Ada yang Rela Datang Sejak Subuh
Di tengah perjalanan, pelaku meminta korban berhenti di pinggir jalan.
Pelaku kemudian memberikan uang Rp50 ribu dan meminta korban membeli minuman sambil berpura-pura mencari “kembang” untuk pengobatan.
Tak lama datang seorang pria lain yang diduga rekan pelaku. Keduanya sempat berpura-pura saling mengenal agar situasi terlihat normal.
Namun, gerak-gerik mereka justru membuat warga sekitar curiga.
Baca Juga: LPG 3 Kg Mau Diganti CNG? Pemerintah Siapkan Impor 100 Ribu Tabung Baru dari China
Setelah itu, korban kembali diajak menuju kawasan Stadion Mini Sukatani, Tapos, Depok.
Sesampainya di lokasi, korban diduga mulai kehilangan kesadaran dan dibiarkan sendirian tanpa kepastian selama hampir satu jam.
Saat tersadar, korban mendapati sepeda motor Yamaha Fazio warna putih bernomor polisi B 4161 EAT miliknya sudah hilang.
Selain motor, dompet pribadi korban juga ikut dibawa kabur pelaku.