METROBEKASI.ID - Aktivitas pejalan kaki di sekitar Stasiun Bekasi diperkirakan bakal lebih nyaman dan aman dalam waktu dekat.
Pemerintah Kota atau Pemkot Bekasi saat ini tengah mempercepat pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
JPO tersebut ditarget rampung akhir Juni 2026. Saat ini, progres pembangunan sudah memasuki tahap pemasangan struktur utama. Kerangka jembatan mulai terlihat berdiri di sisi selatan Stasiun Bekasi.
Keberadaan JPO ini nantinya diharapkan menjadi solusi bagi para pejalan kaki dan pengguna KRL yang setiap hari beraktivitas di kawasan Stasiun Bekasi.
Baca Juga: Siap-Siap! Gaji ke-13 Cair Juni 2026, Ini Daftar Penerima dan Aturan Lengkapnya
Sebab, jembatan penyeberangan tersebut akan langsung terkoneksi dengan area keluar-masuk stasiun, sehingga masyarakat tak perlu lagi menyeberang langsung di tengah ramainya kendaraan di Jalan Ir H Juanda.
Selain meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang, pembangunan JPO juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi akibat aktivitas penyeberangan di depan stasiun.
Sebelumnya pada April 2026 lalu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, mengatakan bahwa proyek tersebut saat ini masih fokus pada pembangunan struktur utama.
Apabila tidak ada hambatan, Idi menyebut pengerjaan bisa selesai dalam waktu sekitar 1,5 bulan ke depan.
Baca Juga: Aksi Balap Liar di Bekasi Dibubarkan Brimob, 3 Remaja Diamankan, Satu Motor Ikut Disita
Menariknya lagi, pembangunan JPO ini tidak menggunakan dana APBD Kota Bekasi. Pemkot menggandeng investor untuk membangun fasilitas tersebut.
Sebagai bentuk kompensasi, investor nantinya diperbolehkan memasang reklame di area JPO.
Selain itu, seluruh perizinan yang sebelumnya sempat menjadi kendala kini sudah tuntas, termasuk izin dari PT KAI (Kereta Api Indonesia) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Keberadaan JPO ini diharapkan menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan parah di Jalan Ir H Juanda yang selama ini dipicu banyaknya aktivitas penyeberangan penumpang KRL.