METROBEKASI.ID - Kelompok Terbang atau Kloter 1 Jawa Barat asal Kota Bekasi akhirnya kembali ke tanah air melalui Debarkasi Jakarta-Bekasi pada Selasa (2/6/2026) dini hari.
Kepulangan kloter perdana ini disambut rasa syukur, meski rombongan yang tiba berkurang satu jemaah.
Saat berangkat menuju Tanah Suci pada 23 April 2026 lalu, Kloter 1 membawa total 445 jemaah haji dan petugas.
Namun saat kembali ke Indonesia, jumlah yang tiba tercatat sebanyak 444 orang yang terdiri dari 440 jemaah dan 4 petugas kloter.
Baca Juga: Terekam Video, Mobil Pikap Diduga Buang Sampah Sembarangan di Kampung Penganson Bekasi
Ketua Kloter 1, Imam Setiawan, menjelaskan satu jemaah masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Mekkah.
"Ada satu jemaah yang masih dirawat di RS Mekkah. Usianya 45 tahun dan saat ini masih menjalani perawatan," ujar Imam seperti dikutip dari Instagram infobekasi, Selasa (2/6/2026).
Kedatangan para jemaah haji 0sekitar pukul 02.15 WIB tampak diwarnai kelelahan. Banyak jemaah mengaku kondisi fisik mereka terkuras setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia.
Selain penerbangan selama sekitar sembilan jam, mereka juga harus menunggu cukup lama di Bandara Jeddah sebelum keberangkatan serta menjalani proses pemeriksaan imigrasi setibanya di Bandara Soekarno-Hatta.
Baca Juga: Garuda Muda Siap Tempur di AFF U-19 2026, Nova Arianto Waspadai Laga Perdana
Purwadi, salah seorang jemaah asal Pondokgede, mengaku tak sabar untuk segera bertemu keluarga setelah menjalani ibadah haji selama lebih dari satu bulan.
"Lelah dan capek yang amat sangat. Ingin rasanya cepat sampai rumah," katanya.
Ia menambahkan, kerinduan terhadap keluarga, terutama cucu-cucunya, menjadi hal yang paling dinantikan setelah kembali dari Tanah Suci.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji Provinsi Jawa Barat, Boy Hary Novian, mengungkap jemaah yang masih tertahan di Mekkah berinisial AS (45). Jemaah tersebut harus menjalani karantina setelah terpapar cacar.