Tak hanya itu, penyidik juga membuka peluang adanya korban tambahan yang belum melapor.
Baca Juga: Nekat Gasak Dompet dan HP Pedagang di Cileungsi, Badut Pengamen asal Tambun Akhirnya Dibekuk Polisi
Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur saat ini terus melakukan pendalaman untuk mengungkap modus operandi yang digunakan pelaku.
Polisi juga tengah mengumpulkan berbagai keterangan dan barang bukti guna memperkuat proses penyidikan.
Kasus ini menjadi perhatian karena menyasar pasangan yang tengah mempersiapkan hari bahagia mereka.
Baca Juga: Sempat Bikin Panik, Semburan Lumpur Diduga Akibat Pipa Gas Bocor di Bekasi Kini Aman Terkendali
Banyak korban diketahui telah melakukan pembayaran untuk berbagai kebutuhan pernikahan
Mulai dari gedung, dekorasi, katering hingga dokumentasi, namun layanan tersebut diduga tidak direalisasikan sebagaimana perjanjian.
Polres Metro Jakarta Timur mengimbau masyarakat yang merasa pernah menggunakan jasa WO Marwah dan mengalami kerugian serupa untuk segera melapor.
Keterangan dari para korban diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap kasus ini secara menyeluruh serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Artikel Terkait
H-1 Nikahan, Vendor WO Marwah Catering Diduga Kabur, Pengantin di Bekasi Syok Resepsi Batal
Pengantin di Bekasi Kena Tipu Vendor WO, Ini Kata Manajemen Islamic Center
Kronologi Lengkap Pengantin di Bekasi Jadi Korban WO Bermasalah, Kerugian Capai Rp85 Juta